![]() |
| Tatag Bintara Yudha, Luna Guitarworks |
Dulu, gitar identik dengan dunia laki-laki. Tapi hari ini, jemari-jemari perempuan turut menari di atas fret. Mereka memetik dengan sensitivitas yang tak kalah, bahkan kadang melampaui para lelaki. Gitar telah menjadi ruang ekspresi universal tanpa sekat gender.
Fenomena ini menarik jika kita kaitkan dengan kehadiran Luna Guitarworks, bengkel gitar custom milik Tatag Bintara Yudha, seorang networker yang juga kader muda PKB. Karena di balik produksi gitar berkualitas internasional, tersimpan pesan besar tentang inklusivitas dan pemberdayaan.
Luna Guitarworks memproduksi gitar secara handmade dengan waktu pengerjaan hingga satu tahun. Setiap gitar adalah karya seni unik, dibuat dengan penuh ketelitian. Ketika gitar-gitar ini dimainkan oleh musisi perempuan, baik di dalam maupun luar negeri, ia menjadi simbol bahwa perempuan punya tempat di panggung mana pun.
Bayangkan seorang gadis remaja di pelosok daerah, yang selama ini mungkin merasa tak punya ruang berekspresi, suatu hari bisa memegang gitar buatan Luna Guitarworks. Ia belajar memetik, menciptakan lagu, hingga akhirnya percaya diri tampil di depan umum. Gitar itu bukan sekadar alat musik, tapi katalis keberanian.
Tatag, melalui Luna Guitarworks, secara tak langsung ikut membangun ekosistem yang mana perempuan bisa menemukan suaranya. Karena ketika gitar berkualitas tersedia dan terjangkau, lebih banyak perempuan akan terdorong untuk belajar dan berkarya.
Di sisi lain, keberadaan Luna Guitarworks juga membuka peluang ekonomi bagi perempuan. Industri gitar handmade membutuhkan berbagai keterampilan: dari pengolahan kayu, desain, hingga pemasaran. Semua ini bisa melibatkan tenaga perempuan, menciptakan lapangan kerja yang selama ini mungkin didominasi laki-laki.
Yang tak kalah penting, Tatag sebagai networker muda memberikan contoh bahwa politik bisa membuka ketidakmungkinan ruang pemberdayaan melalui seni. Politik tak melulu soal kursi kekuasaan elektoral, tapi juga tentang menciptakan ruang bagi perempuan untuk berkembang secara seni, teknologi dan bisnis gitar.
Ketika gitar-gitar Luna Guitarworks dimainkan di panggung-panggung dunia oleh musisi perempuan Indonesia, itu adalah momen kebanggaan ganda. Bangga karena produk lokal diakui internasional. Bangga karena perempuan Indonesia mampu bersaing di level global.
Inilah kontribusi Luna Guitarworks yang jarang dibahas: ia ikut membangun kepercayaan diri generasi muda, terutama perempuan, untuk bermimpi lebih besar. Lewat dawai-dawai yang diproduksi dengan cinta, pesan itu terus bergema: "Kamu bisa. Bersuaralah. Dunia menantimu."
Maka, kepada para perempuan yang sedang belajar gitar: teruslah memetik. Dan di balik gitar yang kalian mainkan, mungkin ada karya Luna Guitarworks. Buah tangan anak bangsa yang juga percaya pada mimpi kalian.*
Ditulis oleh Anom Surya Putra



Post a Comment